Logo Komunitas Kerahiman IlahiKerahiman IlahiKomunitas · Paroki Karawaci

Tentang Kami

Devosi Kerahiman Ilahi

Lukisan Yesus yang Maharahim, Yesus, Engkau Andalanku

Devosi Kerahiman Ilahi bermula dari pengalaman rohani Santa Faustina Kowalska (1905–1938), seorang biarawati sederhana dari Kongregasi Suster-Suster Bunda Maria Kerahiman di Polandia. Dalam serangkaian penampakan, Tuhan Yesus mempercayakan kepadanya pesan tentang kerahiman Allah yang tak terbatas bagi setiap orang, terutama para pendosa, dan memintanya mencatat semuanya dalam buku hariannya.

Dari pesan itu lahirlah gambar “Yesus, Engkau Andalanku” dengan dua sinar merah dan pucat yang memancar dari hati Yesus, lambang darah dan air, sumber kehidupan dan pengudusan. Yesus juga meminta agar Minggu pertama sesudah Paskah dirayakan sebagai Pesta Kerahiman Ilahi.

Santa Faustina dikanonisasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 2000, bersamaan dengan penetapan Minggu Kerahiman Ilahi bagi Gereja universal. Sejak itu devosi ini berkembang ke seluruh dunia, termasuk di paroki-paroki di Indonesia.

KKI Paroki Karawaci

Komunitas Kerahiman Ilahi (KKI) Paroki Karawaci menghimpun umat Gereja Santo Agustinus, Tangerang, yang ingin menghidupi devosi ini bersama-sama melalui doa Koronka, Jam Kerahiman, dan karya kasih bagi sesama.

Komunitas Kerahiman Ilahi Paroki Karawaci, Gereja Santo Agustinus, resmi berdiri pada 25 April 2022. Komunitas ini didirikan atas prakarsa Pastor Tarsisius Warhadi Harjasemeru, OSC, yang sebelumnya pernah berkarya sebagai Moderator Kerahiman Ilahi di Keuskupan Bandung.

Lahirnya komunitas ini juga tidak lepas dari kerinduan Ibu Brigitta Dwiyana Taurisia (Ibu Memei), Ketua Komunitas Kerahiman Ilahi Paroki Karawaci. Sebelum melayani di Paroki Karawaci, beliau telah berkarya selama dua periode sebagai Sekretaris Komunitas Kerahiman Ilahi di Paroki Tangerang.

Sebelum komunitas ini terbentuk, sebenarnya telah banyak umat Paroki Karawaci yang memiliki devosi kepada Kerahiman Ilahi. Mereka bergabung dan bertumbuh bersama komunitas di Paroki Tangerang, Paroki Curug, maupun Paroki Kutabumi. Melihat kerinduan umat akan devosi ini, Ibu Memei memberanikan diri mengajukan permohonan kepada Pastor Stefanus Suwarno, OSC, selaku Pastor Kepala Paroki Karawaci, agar Komunitas Kerahiman Ilahi dapat hadir di Paroki Karawaci. Berkat dukungan dan izin beliau, Komunitas Kerahiman Ilahi akhirnya resmi berdiri dan menjadi salah satu kategorial di Paroki Karawaci Gereja Santo Agustinus.

Sejak saat itu, Komunitas Kerahiman Ilahi terus bertumbuh sebagai wadah pembinaan iman melalui doa, pendalaman spiritualitas Kerahiman Ilahi, serta karya belas kasih kepada sesama, sesuai pesan Tuhan Yesus kepada Santa Faustina: “Jadilah rasul Kerahiman-Ku.”

Harapan kami, semakin banyak umat yang tergerak untuk bergabung dan bersama-sama bertumbuh dalam kasih dan kerahiman Allah. Semoga setiap anggota menjadi pribadi yang semakin mengandalkan Tuhan, mengalami kasih-Nya, serta menjadi saluran rahmat dan saksi belas kasih-Nya di tengah keluarga, Gereja, dan masyarakat.

“Yesus, Engkaulah Andalan Kami.”

Pengurus Komunitas

  • Romo Pendamping / Moderator

    Tarcisius Warhadi H., OSC

  • Ketua

    B. Dwiyana Taurisia

  • Wakil Ketua

    Katarina Teti

  • Sekretaris 1

    Agustina Hernanto

  • Sekretaris 2

    Oei Mey Hwa

  • Bendahara

    Bernadetta Ayen