Logo Komunitas Kerahiman IlahiKerahiman IlahiKomunitas · Paroki Karawaci

Sabtu, 7 November 2026

Kebesaran Jiwa Terletak pada Kasih

oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

Kebesaran Jiwa Terletak pada Kasih
“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar.”Lukas 16:10 (Alkitab Terjemahan Baru)

“Ya Yesus, Engkau telah membuat aku mengenal dan memahami di mana letak kebesaran jiwa: bukan pada perbuatan yang besar melainkan pada kasih yang besar. Hanya kasih yang sungguh memiliki arti, dan kasihlah yang membuat semua perbuatan kita menjadi besar.”

Buku Harian Santa Faustina 889

Salam Kerahiman, Saudara-saudari terkasih dalam Kerahiman Allah.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengingatkan kita bahwa kesetiaan dalam perkara kecil sangat berharga di hadapan Allah. Kita juga diingatkan agar tidak diperbudak oleh kekayaan dan segala kemegahan duniawi.

Melalui BHSF 889, Santa Faustina mengajak kita memahami bahwa kebesaran jiwa bukan terletak pada banyaknya perbuatan atau besarnya pelayanan, melainkan pada kasih yang menyertainya.

Terkadang kita ingin melakukan sesuatu yang besar agar terlihat berarti, dihargai, dan diakui orang lain. Namun, kita lupa bahwa Tuhan justru melihat ketulusan hati di balik setiap perbuatan.

Senyum yang tulus, perhatian kecil, kesediaan membantu, pengampunan, bahkan doa yang kita panjatkan dalam kesunyian, semuanya menjadi berharga apabila dilakukan dengan kasih.

Sebab di hadapan Tuhan, bukan kemegahan yang utama, melainkan hati yang sungguh mengasihi.

Pesan untuk Kita

Saudara-saudari terkasih, marilah kita tidak mengejar kebesaran di mata manusia, tetapi berusaha memiliki kebesaran hati di hadapan Allah.

Jangan menunggu melakukan hal-hal besar untuk menunjukkan kasih. Mulailah dari hal-hal sederhana, dari keluarga, komunitas, dan orang-orang yang Tuhan hadirkan dalam kehidupan kita.

Sebab perbuatan kecil yang dilakukan dengan kasih jauh lebih berharga daripada perbuatan besar yang kehilangan ketulusan.

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang Maharahim, ajarilah kami untuk setia dalam perkara-perkara kecil dan melakukan segala sesuatu dengan kasih yang tulus.

Bebaskanlah hati kami dari keinginan untuk dipuji, dihormati, dan diakui. Semoga hidup kami menjadi persembahan kasih yang berkenan kepada-Mu, sehingga melalui setiap perkataan dan perbuatan, semakin banyak orang merasakan kehadiran dan kerahiman-Mu.

Sebab Engkaulah sumber kasih dan tujuan hidup kami.

Yesus, Engkau Andalanku. Santa Faustina doakanlah kami.

Amin.