Kamis, 5 November 2026
Satu Jiwa Begitu Berharga bagi Yesus
oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

“Demikian juga akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih daripada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”Lukas 15:7 (Alkitab Terjemahan Baru)
“Hilangnya setiap jiwa menenggelamkan Aku ke dalam kesedihan yang menyayat hati. Engkau selalu menghibur Aku setiap kali engkau mendoakan orang-orang berdosa. Doa yang paling menyenangkan hati-Ku adalah doa untuk bertobatnya orang-orang berdosa.”
Buku Harian Santa Faustina 1397
Salam Kerahiman, Saudara-saudari terkasih dalam Kerahiman Allah.
Dalam Injil hari ini, Yesus mengisahkan seorang gembala yang rela meninggalkan sembilan puluh sembilan ekor dombanya untuk mencari satu ekor yang hilang. Begitu pula seorang perempuan yang dengan tekun mencari satu dirham yang hilang sampai menemukannya.
Kedua perumpamaan ini mengungkapkan betapa berharganya setiap jiwa di mata Allah. Tidak ada seorang pun yang terlalu jauh, terlalu berdosa, atau tidak layak untuk dikasihi oleh-Nya.
Dalam BHSF 1397, Yesus menyampaikan kepada Santa Faustina bahwa hilangnya setiap jiwa mendatangkan kesedihan yang mendalam bagi-Nya. Sebaliknya, doa bagi pertobatan orang-orang berdosa menjadi penghiburan bagi hati-Nya.
Saudara-saudari, terkadang kita mudah menghakimi orang yang jatuh dalam dosa, kecewa terhadap mereka yang menjauh dari Tuhan, bahkan berhenti mendoakan mereka. Padahal, Yesus tidak pernah berhenti merindukan mereka.
Melalui Injil dan pesan Yesus kepada Santa Faustina, kita diajak menyadari bahwa menjadi murid Kerahiman bukan hanya menerima pengampunan Allah, tetapi juga ikut ambil bagian dalam kerinduan-Nya menyelamatkan jiwa-jiwa.
Satu jiwa yang kembali kepada Tuhan adalah sukacita besar bagi surga.
Pesan untuk Kita
Marilah kita tidak mudah menghakimi atau menyerah terhadap sesama yang sedang jauh dari Tuhan. Teruslah mendoakan mereka, mengasihi tanpa menghakimi, dan menjadi jalan bagi mereka untuk kembali kepada Allah.
Jangan pernah berhenti mendoakan keselamatan jiwa-jiwa, sebab setiap jiwa begitu berharga bagi Yesus.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, sumber Kerahiman Ilahi, ampunilah kami apabila selama ini kami mudah menghakimi sesama dan kurang peduli terhadap mereka yang menjauh dari-Mu.
Tanamkanlah dalam hati kami kasih dan kerinduan-Mu akan keselamatan setiap jiwa. Ajarlah kami untuk setia mendoakan pertobatan orang-orang berdosa, mengampuni mereka yang bersalah, dan menjadi saluran kerahiman-Mu bagi sesama.
Semoga melalui doa dan tindakan kasih kami, semakin banyak jiwa kembali kepada-Mu dan mengalami sukacita keselamatan.
Santa Faustina doakanlah kami.
Amin.
