Logo Komunitas Kerahiman IlahiKerahiman IlahiKomunitas · Paroki Karawaci

Sabtu, 17 Oktober 2026

Mewartakan Kerahiman-Nya

oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

Mewartakan Kerahiman-Nya
“Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah.”Lukas 12:8 (Alkitab Terjemahan Baru)

“Kalau engkau ingin membuat-Ku bahagia, sering berbicaralah kepada dunia mengenai kerahiman-Ku yang besar dan tak terselami.”

Buku Harian Santa Faustina 164

Salam Kerahiman🙏 Sahabat-sahabat terkasih dalam Tuhan.

Yesus mengajak kita untuk berani mengakui Dia di hadapan manusia. Dalam Buku Harian Santa Faustina nomor 164, Yesus juga meminta Santa Faustina untuk mewartakan Kerahiman-Nya kepada dunia.

Kedua pesan ini mengingatkan kita bahwa iman bukan hanya untuk disimpan di dalam hati, tetapi harus dinyatakan melalui perkataan dan perbuatan.

Mengakui Yesus bukan sekadar berani menyebut nama-Nya atau mengaku sebagai orang Katolik. Lebih dari itu, kita dipanggil untuk menghadirkan kasih-Nya melalui kehidupan kita.

Sebagai devosan Kerahiman Ilahi, kita mungkin rajin berdoa Koronka, mengikuti adorasi, dan mewartakan devosi Kerahiman Ilahi. Namun, pertanyaannya: apakah orang-orang di sekitar kita sungguh merasakan kerahiman Tuhan melalui diri kita?

Ketika kita memilih mengampuni daripada membalas, mendengarkan daripada menghakimi, dan menolong mereka yang menderita, kita sedang mewartakan kasih Yesus.

Kita tidak harus melakukan hal-hal besar. Senyuman yang tulus, perhatian kepada orang yang kesepian, kesediaan membantu tanpa mengharapkan imbalan, bahkan doa bagi orang yang menyakiti kita, dapat menjadi kesaksian iman yang nyata.

Yesus juga mengingatkan kita untuk tidak takut ketika harus bersaksi tentang iman. Dalam Injil hari ini, Ia menjanjikan pertolongan Roh Kudus ketika kita menghadapi kesulitan. Karena itu, kita tidak perlu mengandalkan kekuatan sendiri. Kita hanya perlu membuka hati dan membiarkan Roh Kudus membimbing perkataan serta tindakan kita.

Marilah kita tidak hanya berbicara tentang Kerahiman Allah, tetapi menjadi saluran kerahiman-Nya bagi sesama. Sebab, melalui kasih yang kita nyatakan, orang lain dapat mengenal dan mengalami kehadiran Yesus.

Pesan untuk Kita

Sahabat-sahabat terkasih,

Hari ini, marilah kita bertanya kepada diri sendiri:

Apakah orang lain dapat mengenal kasih Yesus melalui perkataan dan perbuatanku?

Jangan biarkan devosi kita berhenti pada doa dan kata-kata. Bawalah Kerahiman Allah ke dalam keluarga, komunitas, dan lingkungan kita.

Jadilah saksi Kerahiman-Nya, bukan hanya melalui apa yang kita ucapkan, tetapi terutama melalui kasih yang kita lakukan.

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang Maharahim, terima kasih atas panggilan-Mu untuk menjadi saksi kasih-Mu di tengah dunia.

Ampunilah kami apabila selama ini kami rajin berdoa, tetapi masih sulit mengampuni dan mengasihi sesama.

Curahkanlah Roh Kudus-Mu agar kami berani mengakui Engkau melalui perkataan dan perbuatan kami. Mampukanlah kami menjadi saluran kerahiman-Mu, terutama bagi mereka yang terluka, menderita, dan kehilangan harapan.

Semoga melalui hidup kami, semakin banyak orang mengenal kasih-Mu yang besar dan tak terselami.

Yesus, Engkaulah andalanku. Santa Faustina doakanlah kami.

Amin.