Selasa, 6 Oktober 2026
Ketika Kesibukan Membuat Kita Lupa Kepada-Nya
oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

“Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil daripadanya.”Lukas 10:42 (Alkitab Terjemahan Baru)
“Jangan biarkan pekerjaan menghalangimu dari persatuan dengan Aku. Aku lebih senang engkau bersama-Ku dalam keheningan hati.”
Buku Harian Santa Faustina 825
Salam Kerahiman🙏
Sahabat-sahabat terkasih, kisah Marta dan Maria mengajak kita melihat kembali bagaimana kita menjalani kehidupan setiap hari.
Marta sibuk melayani Yesus. Ia bekerja, mempersiapkan segala sesuatu, dan tentu saja apa yang dilakukannya bukanlah sesuatu yang buruk. Ia justru sedang berusaha memberikan yang terbaik bagi Yesus. Namun di tengah kesibukannya, hatinya mulai dipenuhi kekhawatiran dan kejengkelan.
Sementara itu, Maria memilih duduk dekat kaki Yesus dan mendengarkan perkataan-Nya.
Yesus kemudian berkata bahwa Maria telah memilih bagian yang terbaik.
Mengapa?
Karena Yesus tidak hanya menginginkan tangan kita yang bekerja, tetapi juga hati kita yang tinggal dekat dengan-Nya.
Hal yang sama kita temukan dalam BHSF 825. Yesus mengingatkan Santa Faustina agar pekerjaan tidak menjadi penghalang bagi persatuannya dengan Tuhan. Ada saatnya kita harus bekerja, melayani, mengurus keluarga, menyelesaikan tanggung jawab dan berbagai kebutuhan hidup. Tetapi jangan sampai semua kesibukan itu membuat kita lupa berhenti sejenak untuk bersama Yesus.
Kadang-kadang kita begitu sibuk melakukan banyak hal untuk Tuhan, tetapi lupa menyediakan waktu bersama Tuhan.
Kita bisa aktif melayani, membantu banyak orang, mengurus keluarga, bekerja keras, bahkan melakukan banyak hal baik. Namun apabila hati kita jauh dari Yesus, semua itu dapat membuat kita lelah, mudah kecewa, mudah mengeluh, dan merasa bahwa semua beban ada di pundak kita.
Maria mengajarkan kepada kita: sebelum bekerja bagi Tuhan, belajarlah terlebih dahulu tinggal bersama Tuhan.
Sebab ketika hati kita dekat dengan Yesus, pekerjaan yang sama dapat kita jalani dengan hati yang berbeda. Kita tidak lagi melayani hanya karena kewajiban, tetapi karena kasih. Kita tidak mudah mengeluh ketika tidak dihargai, karena kita tahu bahwa Yesus melihat setiap usaha yang kita lakukan.
Maka, memilih “bagian yang terbaik” bukan berarti kita harus meninggalkan pekerjaan atau tanggung jawab kita. Bagian terbaik adalah tetap menjadikan Yesus sebagai pusat dari semuanya.
Pesan untuk kita
Jangan sampai kesibukan hidup membuat kita kehilangan waktu untuk Yesus.
Sesibuk apa pun hari kita, mari selalu menyediakan waktu untuk duduk dalam keheningan di hadapan-Nya, mendengarkan suara-Nya dalam doa, dan menyerahkan segala kekhawatiran kepada-Nya.
Bekerjalah, melayanilah, dan lakukanlah segala sesuatu dengan kasih. Tetapi jangan pernah kehilangan persatuan dengan Yesus.
Sebab ketika Yesus menjadi pusat hidup kita, kesibukan tidak lagi menjauhkan kita dari-Nya, melainkan menjadi kesempatan untuk semakin mengasihi dan melayani-Nya.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, sering kali kami terlalu sibuk dengan berbagai pekerjaan dan tanggung jawab hidup, sampai kami lupa menyediakan waktu untuk tinggal dekat dengan-Mu.
Ampunilah kami ketika kesibukan membuat hati kami gelisah, mudah mengeluh, dan kehilangan damai.
Ajarlah kami seperti Maria, untuk memilih bagian yang terbaik: duduk dekat dengan-Mu, mendengarkan sabda-Mu, dan membiarkan hati kami tinggal dalam kasih-Mu.
Berilah kami kekuatan untuk menjalankan setiap pekerjaan dan pelayanan dengan kasih, tanpa pernah membiarkan semuanya menghalangi persatuan kami dengan-Mu.
Semoga dalam setiap kesibukan hidup, kami tetap mengingat bahwa Engkaulah pusat dan tujuan dari segala sesuatu yang kami lakukan.
Yesus, bantulah kami untuk selalu tinggal dekat dengan-Mu. Dalam keheningan, dalam pekerjaan, dalam pelayanan, dan dalam setiap keadaan hidup kami.
Santa Faustina, doakanlah kami.
Amin.
