Jumat, 2 Oktober 2026
Berharga di Mata Kerahiman-Nya
oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

“Barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.”Matius 18:4 (Alkitab Terjemahan Baru)
“Oh, seandainya para pendosa mengenal kerahiman-Ku, pastilah mereka tidak akan binasa dalam jumlah yang begitu banyak. Katakanlah kepada jiwa-jiwa yang berdosa supaya jangan takut menghampiri Aku; katakan kepada mereka bahwa kerahiman-Ku sangat besar.”
Buku Harian Santa Faustina 1396
Salam Kerahiman🙏
Shalom Saudara-saudari terkasih dalam Kerahiman Allah
Dalam Injil hari ini, Yesus mengajarkan bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga, kita perlu memiliki hati seperti anak kecil: rendah hati, sederhana, dan sepenuhnya percaya kepada Bapa.
Kerendahan hati juga berarti menyadari bahwa kita semua membutuhkan kerahiman Tuhan. Tidak seorang pun dapat mengatakan dirinya tidak membutuhkan pengampunan. Kita semua pernah jatuh, lemah, dan menjauh dari kehendak-Nya.
Karena itu, pesan Yesus kepada Santa Faustina menjadi begitu indah: “Jangan takut menghampiri Aku.”
Tuhan tidak ingin orang berdosa menjauh karena merasa dirinya terlalu kotor atau tidak layak. Justru dalam kelemahan dan dosa itulah kita dipanggil untuk datang kepada-Nya dengan rendah hati dan percaya.
Sering kali kita mudah menganggap seseorang tidak akan berubah karena melihat kesalahan dan masa lalunya. Namun Tuhan melihat lebih dalam daripada manusia. Di balik dosa dan kelemahan seseorang, Tuhan tetap melihat jiwa yang berharga dan masih dapat kembali kepada-Nya.
Kerendahan hati yang diajarkan Yesus juga mengubah cara kita memandang orang lain. Kita tidak dipanggil untuk merasa lebih baik daripada mereka yang jatuh dalam dosa, tetapi untuk mendoakan dan membawa mereka kepada Kerahiman Tuhan.
Santa Faustina menunjukkan kepada kita bahwa ketika kita mendoakan pertobatan orang berdosa, kita ikut ambil bagian dalam karya kerahiman Yesus.
Mungkin kita tidak mampu mengubah hati seseorang dengan kekuatan kita sendiri. Tetapi kita dapat menyerahkannya kepada Yesus. Kita dapat mendoakan mereka, mengasihi mereka, dan percaya bahwa tidak ada hati yang terlalu jauh bagi Kerahiman-Nya. Pesan untuk Kita
Jangan takut datang kepada Yesus ketika kita jatuh dalam dosa, dan jangan pernah berhenti mendoakan mereka yang sedang jauh dari-Nya.
Belajarlah memiliki hati yang rendah hati seperti anak kecil: menyadari bahwa kita membutuhkan Tuhan dan percaya sepenuhnya kepada Kerahiman-Nya.
Jangan menghakimi orang yang sedang jatuh. Sebaliknya, bawalah mereka dalam doa kepada Yesus.
Sebab bagi Tuhan, setiap jiwa tetap berharga dan selalu memiliki jalan untuk kembali kepada-Nya.
Doa Penutup
Yesus yang Maharahim, ajarlah kami memiliki hati yang rendah hati dan sederhana seperti seorang anak kecil, yang selalu percaya dan berharap kepada-Mu.
Ketika kami jatuh dalam dosa, jangan biarkan kami menjauh dari-Mu karena rasa malu atau putus asa. Berilah kami keberanian untuk datang kepada-Mu dan percaya pada Kerahiman-Mu.
Kami juga menyerahkan kepada-Mu semua jiwa yang sedang jauh dari-Mu. Sentuhlah hati mereka, bukalah jalan pertobatan bagi mereka, dan tuntunlah mereka kembali ke dalam pelukan kasih-Mu.
Ajarlah kami untuk tidak menghakimi, tetapi menjadi saluran kerahiman-Mu melalui doa, kasih, dan pengampunan.
Yesus, aku percaya kepada-Mu. Yesus, Engkaulah andalanku. Santa Faustina, doakanlan kami.
Amin.
