Selasa, 29 September 2026
YESUS MENGENAL HATI KITA
oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

“Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.” “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!”Yohanes 9 : 48-49 (Alkitab Terjemahan Baru)
“Yesus, hanya Engkau yang mengetahui hatiku dan memilikinya seluruhnya dan seutuhnya. Tidak seorang pun mengetahui rahasia kita. Kita mengenal satu sama lain dengan satu tatapan.”
Buku Harian Santa Faustina 201
Salam Kerahiman🙏
Shalom Saudara-saudari terkasih dalam Kerahiman Allah.
Natanael mungkin bertanya-tanya, bagaimana mungkin Yesus mengenal dirinya, bahkan sebelum mereka berjumpa. Namun Yesus menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu pun dalam diri manusia yang tersembunyi dari-Nya. Yesus melihat Natanael bukan hanya dari apa yang tampak di luar, tetapi melihat hatinya.
Pengalaman yang serupa juga dirasakan Santa Faustina. Ia menyadari bahwa hanya Yesus yang sungguh-sungguh mengenal hatinya secara utuh. Ada rahasia dalam dirinya yang tidak diketahui siapa pun, tetapi semuanya diketahui oleh Tuhan.
Betapa indahnya menyadari bahwa kita memiliki Tuhan yang mengenal kita sepenuhnya. Ia mengetahui kegembiraan yang kita sembunyikan, luka yang tidak mampu kita ceritakan, pergumulan yang hanya kita tanggung seorang diri, bahkan kerinduan terdalam yang belum mampu kita ungkapkan dalam doa.
Karena itu, kita tidak perlu berpura-pura di hadapan Yesus. Kita tidak perlu menjadi sempurna terlebih dahulu agar dapat datang kepada-Nya. Datanglah apa adanya, sebab Dia sudah mengenal kita.
BHSF 201 juga mengingatkan bahwa cinta yang murni tidak mengenal rintangan. Bahkan keadaan yang paling sederhana, tersembunyi, dan tidak diperhitungkan manusia dapat menjadi tempat yang penuh kebahagiaan ketika hati sungguh-sungguh bersatu dengan Tuhan.
Mungkin kita merasa hidup kita biasa-biasa saja. Tidak banyak yang melihat, tidak banyak yang menghargai, dan mungkin apa yang kita lakukan terasa kecil. Tetapi bagi Tuhan, hati yang sungguh mencintai-Nya tidak pernah menjadi tidak berarti.
Seperti Natanael, kita pun dipanggil untuk melangkah lebih jauh dalam iman. Ketika kita menyadari bahwa Yesus mengenal dan mengasihi kita, jangan berhenti pada kekaguman. Percayalah kepada-Nya dan bukalah hati untuk melihat “hal-hal yang lebih besar” yang sedang Tuhan kerjakan dalam hidup kita.
Pesan untuk Kita
Yesus mengenal kita lebih dalam daripada siapa pun. Jangan takut datang kepada-Nya dengan hati yang apa adanya.
Ketika merasa tidak dipahami, ingatlah: Yesus memahami kita. Ketika merasa tidak dilihat, ingatlah: Yesus melihat kita. Dan ketika hidup terasa kecil serta tidak berarti, percayalah bahwa cinta yang tulus kepada-Nya tidak pernah sia-sia.
Serahkanlah seluruh hati kita kepada Yesus, karena Dia yang mengenal kita sepenuhnya juga sanggup memenuhi hidup kita dengan kasih-Nya.
Doa Penutup
Tuhan Yesus yang penuh kasih, Engkau mengenal hatiku sepenuhnya. Engkau mengetahui segala yang tidak mampu kuungkapkan kepada siapa pun.
Ajarlah aku untuk datang kepada-Mu dengan hati yang jujur dan sederhana. Ketika aku merasa tidak dipahami, yakinkanlah aku bahwa Engkau selalu mengenalku. Ketika aku merasa hidupku kecil dan tidak berarti, ingatkanlah aku bahwa cinta yang tulus kepada-Mu tidak pernah sia-sia.
Sucikanlah hatiku agar semakin mampu mencintai-Mu dengan cinta yang murni. Bimbinglah aku untuk semakin percaya kepada-Mu dan melihat karya-Mu yang lebih besar dalam setiap perjalanan hidupku.
Yesus, aku menyerahkan seluruh hatiku kepada-Mu. Jadilah Engkau satu-satunya yang menguasai dan memenuhi hatiku.
Santa Faustina, doakanlah kami.
Amin.
