Logo Komunitas Kerahiman IlahiKerahiman IlahiKomunitas · Paroki Karawaci

Selasa, 22 September 2026

Mendengarkan Sabda dan Setia Melakukan Kehendak Allah

oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

Mendengarkan Sabda dan Setia Melakukan Kehendak Allah
“Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.”Lukas 8 : 21 (Alkitab Terjemahan Baru)

“Dengan tegas aku menganjurkan agar engkau dengan setia memenuhi semua kehendak Allah karena itulah yang paling menyenangkan dalam pandangan-Nya yang kudus.”

Buku Harian Santa Faustina 1244

Salam Kerahiman🙏

Shalom Saudara-saudari terkasih dalam Kerahiman Allah

Dalam Injil hari ini, Yesus menunjukkan kepada kita jalan untuk menjadi sungguh dekat dengan-Nya: mendengarkan firman Allah dan melakukannya.

Mendengarkan bukan sekadar mendengar dengan telinga atau membaca firman Tuhan. Sabda Allah hendaknya masuk ke dalam hati dan mengubah kehidupan kita.

Santa Faustina mengalami sendiri bagaimana Bunda Maria mengajarinya tentang kehendak Allah. Ia memahami bahwa menyenangkan hati Tuhan bukan terutama tentang melakukan hal-hal besar, melainkan tentang setia menjalankan kehendak-Nya, bahkan dalam hal-hal kecil dan sederhana setiap hari.

Kadang kita mengetahui apa yang baik menurut Tuhan, tetapi melakukannya tidak selalu mudah. Ada keinginan pribadi, ego, kekecewaan, atau keadaan yang membuat kita ingin mengikuti kehendak sendiri.

Di sinilah kita belajar dari Maria dan Santa Faustina: mendengarkan Tuhan berarti bersedia menyerahkan diri kepada kehendak-Nya.

Ketika kita mau melakukan firman Tuhan dengan rendah hati, mengampuni ketika disakiti, mengasihi ketika tidak mudah, bermurah hati dan berbelaskasih kepada sesama, saat itulah Sabda Allah sungguh hidup dalam diri kita.

Pesan untuk Kita

Hari ini marilah kita bertanya kepada diri sendiri:

“Apakah aku sungguh mendengarkan firman Tuhan, dan apakah aku sudah berusaha melakukannya?”

Tidak semua kehendak Tuhan selalu mudah kita mengerti. Namun kita dapat belajar seperti Santa Faustina: memohon rahmat untuk semakin mengenal kehendak-Nya dan setia menjalaninya.

Sebab kedekatan kita dengan Yesus bukan hanya diukur dari seberapa banyak kita mendengarkan Sabda-Nya, tetapi dari seberapa sungguh kita membiarkan Sabda itu diwujudkan dalam hidup kita.

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang penuh kerahiman, ajarilah kami untuk tidak hanya mendengarkan Sabda-Mu, tetapi juga setia melaksanakannya.

Seperti Santa Faustina yang belajar dari Bunda Maria untuk menempatkan kehendak Allah di atas kehendak dirinya sendiri, mampukanlah kami untuk menerima dan menjalankan kehendak-Mu dengan rendah hati.

Berilah kami hati yang lembut, penuh kasih, murah hati dan berbelaskasih, sehingga melalui hidup kami, Sabda-Mu semakin nyata.

Bunda Maria, tuntunlah kami untuk selalu berkata “ya” kepada kehendak Allah. Santa Faustina, doakanlah kami.

Amin.