Logo Komunitas Kerahiman IlahiKerahiman IlahiKomunitas · Paroki Karawaci

Jumat, 18 September 2026

Kerahiman yang Diterima, Kerahiman yang Dibagikan

oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

Kerahiman yang Diterima, Kerahiman yang Dibagikan
“Perempuan-perempuan itu melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.”Lukas 8:3 (Alkitab Terjemahan Baru)

“Aku memberi engkau tiga cara untuk mengamalkan belas kasihan terhadap sesama: yang pertama: perbuatan, yang kedua: perkataan, yang ketiga: doa.”

Buku Harian Santa Faustina 742

Salam Kerahiman🙏

Shalom Saudara-saudari terkasih dalam Kerahiman Allah

Dalam Injil Lukas 8:1–3, kita melihat beberapa perempuan yang mengikuti Yesus dan melayani-Nya dengan apa yang mereka miliki. Mereka bukan hanya menjadi pendengar sabda, tetapi ikut ambil bagian dalam karya pewartaan Yesus.

Mereka telah mengalami kasih dan pertolongan Tuhan. Pengalaman itu kemudian mendorong mereka untuk memberikan diri dan apa yang mereka miliki bagi pelayanan Yesus.

Hal yang sama disampaikan Yesus kepada Santa Faustina dalam BHSF 742. Tuhan meminta agar kita tidak hanya menghormati dan percaya kepada kerahiman-Nya, tetapi juga mengamalkan belas kasih kepada sesama.

Kerahiman yang kita terima dari Tuhan hendaknya tidak berhenti pada diri kita. Kerahiman itu harus mengalir melalui perbuatan, perkataan, dan doa.

Kadang kita merasa tidak mempunyai banyak hal untuk diberikan. Namun Tuhan tidak selalu meminta sesuatu yang besar. Sebuah pertolongan kecil, perkataan yang menguatkan, kesediaan mendengarkan, atau doa yang kita panjatkan dengan tulus dapat menjadi jalan bagi seseorang untuk merasakan kasih Tuhan.

Santa Faustina sendiri menyadari kelemahannya dan berdoa: “O Yesusku, Engkau sendiri harus menolong aku dalam segala sesuatu sebab Engkau tahu betapa sangat kecillah aku, dan karena itu aku bergantung sepenuhnya pada kebaikan-Mu.”

Kita pun boleh datang kepada Yesus dengan segala keterbatasan kita. Yang Tuhan kehendaki adalah hati yang mau dipakai-Nya untuk menjadi saluran kerahiman bagi sesama.

Pesan untuk Kita

Jangan berhenti hanya pada menerima kerahiman Tuhan.

Mari kita membagikannya melalui perbuatan yang nyata, perkataan yang menguatkan, dan doa yang tulus.

Sekecil apa pun yang kita lakukan karena kasih kepada Yesus, dapat menjadi sarana bagi orang lain untuk mengalami kerahiman-Nya.

Doa Penutup

Yesus, sumber Kerahiman Ilahi, terima kasih karena Engkau senantiasa melimpahkan kasih dan kerahiman-Mu kepada kami.

Ajarlah kami untuk tidak hanya menerima kerahiman-Mu, tetapi juga membagikannya kepada sesama melalui perbuatan, perkataan, dan doa.

Ketika kami merasa kecil, lemah, dan tidak mampu berbuat banyak, bantulah kami untuk tetap percaya pada kebaikan-Mu.

Jadikanlah hidup kami sarana bagi semakin banyak orang untuk mengenal, mengalami, dan percaya kepada Kerahiman-Mu.

Yesus, kami percaya kepada-Mu. Santa Faustina, doakanlah kami.

Amin.