Logo Komunitas Kerahiman IlahiKerahiman IlahiKomunitas · Paroki Karawaci

Kamis, 17 September 2026

KERAHIMAN ALLAH MENGUBAH AIR MATA MENJADI KASIH

oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

KERAHIMAN ALLAH MENGUBAH AIR MATA MENJADI KASIH
“Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih.”Lukas 7:47 (Alkitab Terjemahan Baru)

“Ia yang berharap pada kerahiman-Ku tidak akan binasa karena semua masalahnya akan menjadi masalah-Ku.”

Buku Harian Santa Faustina 723

Salam Kerahiman 🙏

Shalom Saudara-saudari terkasih dalam Kerahiman Allah

Dalam Injil hari ini, kita melihat seorang perempuan berdosa datang kepada Yesus. Ia tidak datang dengan kata-kata, tetapi dengan air mata, kasih, dan kerendahan hati. Ia membasuh kaki Yesus dengan air matanya, menyekanya dengan rambutnya, mencium dan mengurapinya dengan minyak wangi.

Di mata Simon orang Farisi, perempuan itu hanyalah seorang pendosa. Tetapi Yesus melihat lebih dalam. Yesus melihat hati yang sungguh-sungguh mencari pengampunan dan kerahiman.

Hal ini sangat selaras dengan BHSF 723, ketika Yesus berkata kepada Santa Faustina: “Semakin besar dosa seseorang, semakin besar pula haknya atas kerahiman-Ku.”

Betapa besar kerahiman Tuhan! Ia tidak menjauh dari orang berdosa. Justru Tuhan mengundang kita untuk datang kepada-Nya, apa pun keadaan kita. Ketika kita merasa tidak layak, penuh kelemahan dan dosa, janganlah kita menjauh dari Yesus. Datanglah kepada-Nya dengan hati yang percaya.

Yesus berkata pula dalam BHSF 723: “Ia yang berharap pada kerahiman-Ku tidak akan binasa karena semua masalahnya akan menjadi masalah-Ku.”

Perempuan dalam Injil hari ini menyerahkan seluruh dirinya kepada Yesus. Ia tidak lagi menyembunyikan masa lalunya. Ia datang apa adanya dan mempercayakan dirinya kepada Tuhan. Dan ia pulang bukan sebagai orang yang dipermalukan, melainkan sebagai pribadi yang menerima pengampunan dan damai.

Pesan untuk kita

Kadang kita merasa terlalu berdosa, terlalu banyak kekurangan, atau terlalu jauh dari Tuhan. Tetapi Injil hari ini mengingatkan kita: jangan pernah takut datang kepada Yesus.

Kerahiman Tuhan jauh lebih besar daripada dosa dan kelemahan kita.

Mari kita belajar seperti perempuan dalam Injil: datang kepada Yesus dengan hati yang rendah, bertobat, percaya dan berharap pada kerahiman-Nya.

Dan ketika kita telah mengalami pengampunan Tuhan, biarlah kasih itu juga mengalir melalui hidup kita dengan belajar mengampuni, menerima dan tidak mudah menghakimi orang lain.

Karena ketika kita menyerahkan masalah kita kepada Yesus, kita tidak lagi memikulnya sendirian. Tuhan sendiri berkata: “semua masalahnya akan menjadi masalah-Ku.”

Doa Penutup

Tuhan Yesus, kami datang kepada-Mu dengan segala kelemahan, dosa dan kekurangan kami.

Kami percaya bahwa kerahiman-Mu jauh lebih besar daripada dosa kami. Ampunilah kami, pulihkanlah hati kami, dan ajarlah kami untuk selalu berharap kepada-Mu.

Bantulah kami agar tidak mudah menghakimi sesama, tetapi mampu melihat setiap orang dengan kasih dan kerahiman.

Yesus, kami percaya kepada-Mu. Serahkanlah segala masalah dan pergumulan kami ke dalam tangan-Mu, karena kami percaya Engkau tidak pernah meninggalkan kami.

Yesus, Raja Kerahiman, kami percaya kepada-Mu. Santa Faustina, doakanlah kami.

Amin.