Logo Komunitas Kerahiman IlahiKerahiman IlahiKomunitas · Paroki Karawaci

Rabu, 16 September 2026

Belajar Mengenali dan Mempercayai Karya Kerahiman Allah

oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

Belajar Mengenali dan Mempercayai Karya Kerahiman Allah
“Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya.”Luk 7:35 (Alkitab Terjemahan Baru)

“Hati-Ku sangat sedih karena bahkan jiwa-jiwa yang terpilih tidak memahami begitu besarnya kerahiman-Ku.....Ingatlah akan sengsara-Ku, dan kalau engkau tidak percaya akan kata-kata-Ku, sekurang-kurangnya percayalah akan luka-luka-Ku.”

Buku Harian Santa Faustina 379

Salam Kerahiman🙏

Shalom Saudara-saudari terkasih dalam Kerahiman Allah

Dalam Injil hari ini, Yesus menegur orang-orang yang sulit menerima karya Allah. Yohanes Pembaptis datang dengan cara yang berbeda, mereka menolaknya. Yesus datang membawa kasih dan mendekati orang-orang berdosa, mereka pun tetap mencari alasan untuk menolak-Nya.

Terkadang kita pun dapat bersikap demikian. Kita mempunyai keinginan, rencana, dan ukuran sendiri tentang bagaimana Tuhan seharusnya berkarya. Ketika kenyataan tidak sesuai dengan harapan, kita mulai bertanya, kecewa, bahkan meragukan kasih-Nya.

Melalui BHSF 379, Yesus mengingatkan kita bahwa kerahiman-Nya jauh lebih besar daripada yang mampu kita pahami. Ketika kita belum mengerti jalan-Nya, Yesus mengajak kita untuk memandang luka-luka-Nya sebagai bukti kasih yang nyata.

Kita mungkin tidak selalu mampu memahami mengapa Tuhan mengizinkan sesuatu terjadi, tetapi kita dapat belajar mempercayai siapa Tuhan bagi kita: Dia adalah Yesus yang Maharahim dan tidak pernah berhenti mengasihi kita.

Pesan untuk Kita

Mari belajar mengenali karya kerahiman Allah, bahkan ketika karya-Nya hadir melalui jalan yang tidak kita mengerti.

Saat hati mulai ragu, marilah berkata: “Yesus, aku percaya kepada-Mu. Aku mungkin belum memahami jalan-Mu, tetapi aku percaya pada kasih dan kerahiman-Mu.”

Karena iman bukan berarti selalu mengerti, tetapi tetap percaya kepada kasih Allah ketika kita belum mengerti.

Doa Penutup

Yesus Yang Maharahim, ajarilah kami untuk mengenali karya-Mu dalam setiap keadaan hidup kami. Ketika kami tidak memahami jalan-Mu, jauhkanlah keraguan dari hati kami dan teguhkanlah iman kami.

Bantulah kami untuk selalu memandang luka-luka-Mu dan percaya bahwa kasih serta kerahiman-Mu tidak pernah meninggalkan kami.

Yesus, aku percaya kepada-Mu. Engkaulah andalanku. Amin. Santa Faustina, doakanlah kami.

Amin.