Logo Komunitas Kerahiman IlahiKerahiman IlahiKomunitas · Paroki Karawaci

Minggu, 13 September 2026

“Ketika Pengampunan Menjadi Jalan Kerahiman”

oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

“Ketika Pengampunan Menjadi Jalan Kerahiman”
“Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”Matius 18 : 22 (Alkitab Terjemahan Baru)

“Kita paling menyerupai Allah ketika kita mengampuni sesama kita. Allah adalah kasih, kebaikan, dan kerahiman. (BHSF 1148)”

Buku Harian Santa Faustina

Salam Kerahiman🙏

Shalom Saudara-saudari terkasih dalam Kerahiman Allah

Sering kali kita mudah memohon pengampunan kepada Tuhan, tetapi tidak selalu mudah memberikan pengampunan kepada orang yang telah melukai hati kita.

Kita mengingat kesalahan, kata-kata yang menyakitkan, atau perlakuan yang mengecewakan. Namun melalui Injil hari ini, Yesus mengajak kita melihat kembali betapa besar kerahiman yang telah kita terima dari-Nya.

Kita adalah orang-orang yang telah banyak diampuni. Karena itu, kita pun dipanggil untuk mengampuni.

Mengampuni bukan berarti membenarkan kesalahan atau melupakan begitu saja luka yang pernah terjadi. Mengampuni berarti menyerahkan luka itu kepada Yesus dan memilih untuk tidak membiarkan kepahitan menguasai hati kita.

Santa Faustina mengingatkan bahwa ketika kita mengampuni, kita semakin menyerupai Allah. Hati kita menjadi tempat mengalirnya mata air kerahiman Yesus bagi orang lain.

Mungkin hari ini ada seseorang yang masih sulit kita ampuni. Mari kita bawa nama dan luka itu dalam doa. Mohonlah agar Yesus melembutkan hati kita dan memberikan rahmat untuk berkata:

“Yesus, Engkau telah mengampuniku. Ajarlah aku juga mengampuni.” Pesan untuk Kita

Jangan menghitung berapa kali kita harus mengampuni. Ingatlah berapa banyak kali Tuhan telah mengampuni kita.

Ketika kita memilih mengampuni, kita bukan hanya melepaskan luka, tetapi juga menjadi wajah dan saluran Kerahiman Allah bagi sesama.

Doa Penutup

Yesus, Engkau Maharahim dan penuh kasih. Lembutkanlah hatiku agar aku mampu mengampuni mereka yang telah menyakiti dan mengecewakanku.

Bebaskanlah aku dari kepahitan, dendam, dan keinginan untuk membalas. Ajarlah aku mengampuni dengan tulus, seperti Engkau yang selalu berbelas kasih kepadaku.

Jadikanlah hatiku mata air kerahiman-Mu, agar melalui hidupku semakin banyak orang merasakan kasih dan pengampunan-Mu.

Yesus, Engkau Andalanku. Santa Faustina doakanlah kami.

Amin.