Logo Komunitas Kerahiman IlahiKerahiman IlahiKomunitas · Paroki Karawaci

Sabtu, 12 September 2026

Biarkan Rahmat Tuhan Berbuah dalam Hidupmu

oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

Biarkan Rahmat Tuhan Berbuah dalam Hidupmu
“Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.”Lukas 6:43 (Alkitab Terjemahan Baru)

“Aku tahu bahwa aku hidup bukan untuk diriku sendiri, tetapi untuk sejumlah besar jiwa-jiwa. (BHSF 382)”

Buku Harian Santa Faustina

Salam Kerahiman🙏

Shalom Saudara-saudari terkasih dalam Kerahiman Allah

Sering kali kita memohon rahmat Tuhan untuk diri kita: agar diberi kesehatan, kekuatan, kedamaian, jalan keluar, dan pertolongan dalam berbagai persoalan hidup.

Namun Santa Faustina menyadari sesuatu yang lebih dalam: rahmat yang diterimanya bukan hanya untuk dirinya sendiri.

Rahmat Tuhan adalah benih yang ditanam dalam hati. Benih itu dipanggil untuk bertumbuh dan menghasilkan buah.

Ketika hati kita dipenuhi kerahiman Yesus, buahnya seharusnya tampak dalam kehidupan kita: dalam kesediaan mengampuni, kesabaran ketika menghadapi orang lain, kepedulian kepada yang menderita, kerendahan hati dalam melayani, dan kasih yang tetap diberikan bahkan ketika tidak mudah.

Yesus juga mengingatkan bahwa mendengar Sabda saja tidak cukup. Kita dipanggil untuk melaksanakannya. Sebab iman yang sungguh berakar dalam diri kita akan terlihat melalui buah kehidupan kita.

Santa Faustina bahkan mensyukuri “butir-butir salib” yang Tuhan berikan dalam hidupnya. Ia memahami bahwa melalui setiap pengorbanan dan penderitaan yang diterima bersama Yesus, hidupnya dapat menjadi berkat bagi jiwa-jiwa.

Mungkin hari ini kita dapat bertanya kepada diri sendiri:

Apakah rahmat Tuhan yang kuterima sudah menghasilkan buah bagi orang lain?

Jangan biarkan rahmat Tuhan berhenti di dalam hati kita. Biarkan kasih dan kerahiman Yesus mengalir melalui hidup kita, sehingga kehadiran kita menjadi berkat bagi jiwa-jiwa.

Pesan untuk Kita

Kita tidak hidup hanya untuk diri sendiri. Setiap rahmat yang Tuhan berikan adalah undangan untuk menjadi saluran kasih-Nya.

Mari membangun hidup kita di atas Yesus, sehingga dari hati yang dipenuhi kasih-Nya lahirlah buah kerahiman melalui perkataan, sikap, pelayanan, pengampunan, dan perbuatan kita setiap hari.

Jadilah pohon yang baik, berakar dalam Kristus, dan berbuah bagi banyak jiwa.

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang Maharahim, penuhi hati kami dengan kasih dan kerahiman-Mu.

Ajarlah kami untuk tidak hidup hanya bagi diri sendiri, tetapi menjadi saluran rahmat-Mu bagi banyak jiwa.

Dalam setiap kesempatan untuk melayani, mengampuni, berkorban dan mengasihi, mampukan kami menghadirkan kasih-Mu.

Biarlah hidup kami menghasilkan buah yang baik dan menjadi berkat bagi sesama.

Yesus, Engkaulah andalanku. Santa Faustina doakanlah kami.

Amin.