Rabu, 22 Juli 2026
Datanglah ke Sumber Kerahiman
oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

“"Aku telah melihat Tuhan!"”Yohanes 20 : 18 (Alkitab Terjemahan Baru)
“"Sementara masih ada waktu, biarlah mereka datang ke sumber kerahiman-Ku." Buku Harian Santa Faustina nomor 848”
Buku Harian Santa Faustina
Sabda Yesus kepada Santa Faustina dalam BHSF 848 merupakan undangan yang sangat mendesak: "Berbicaralah kepada dunia tentang kerahiman-Ku." Sebelum hari pengadilan tiba, Tuhan membuka pintu kerahiman selebar-lebarnya agar setiap orang dapat datang kepada-Nya dan menerima rahmat yang mengalir dari Hati-Nya yang tertikam, yaitu Darah dan Air, sumber keselamatan bagi dunia.
Dalam Injil Yohanes 20:1,11-18, Maria Magdalena datang ke makam dengan hati yang dipenuhi kesedihan. Namun, ketika ia bertemu Yesus yang bangkit, air matanya berubah menjadi sukacita. Ia yang semula mencari Yesus yang mati, kini berjumpa dengan Yesus yang hidup. Pertemuan itu mengubah hidupnya. Ia segera diutus untuk mewartakan kabar kebangkitan kepada para murid.
Demikian pula kita. Banyak kali kita datang kepada Tuhan dengan hati yang terluka, kecewa, atau terbeban. Namun Yesus yang bangkit tidak membiarkan kita tinggal dalam kesedihan. Ia memanggil kita, seperti Ia memanggil Maria, agar datang kepada sumber kerahiman-Nya. Dari sanalah kita memperoleh pengampunan, harapan, dan kekuatan baru.
Setelah mengalami kerahiman Tuhan, kita tidak boleh menyimpannya untuk diri sendiri. Kita dipanggil menjadi pewarta kerahiman melalui perkataan, tindakan, pengampunan, dan kasih kepada sesama. Dunia yang penuh luka sangat membutuhkan kesaksian akan kasih Allah yang tanpa batas.
Pesan untuk kita: Datanglah setiap hari kepada Yesus, Sumber Kerahiman. Terimalah kasih dan pengampunan-Nya, lalu wartakanlah kerahiman itu kepada semua orang selagi masih ada waktu.
Doa Penutup
Tuhan Yesus yang Maharahim, terima kasih karena Engkau telah memanggil kami datang kepada sumber kerahiman-Mu. Basuhlah hati kami dengan Darah dan Air yang mengalir dari lambung-Mu. Ubahkan kesedihan menjadi sukacita, keraguan menjadi iman, dan kelemahan menjadi keberanian untuk mewartakan kerahiman-Mu kepada dunia. Semoga hidup kami menjadi saksi kasih-Mu hingga semakin banyak jiwa datang kepada-Mu. Santa Faustina doakanlah kami
Amin.
