Logo Komunitas Kerahiman IlahiKerahiman IlahiKomunitas · Paroki Karawaci

Senin, 20 Juli 2026

Menyerahkan Diri ke Tangan Maria

oleh Brigitta Dwiyana Taurisia

Menyerahkan Diri ke Tangan Maria
“Lakukan apa yang dikatakan-Nya kepadamu”Yohanes 2:5 (Alkitab Terjemahan Baru)

“O, Maria, Bundaku dan Ratuku, aku mempersembahkan kepadamu jiwa dan ragaku, hidup dan matiku dan semua yang akan terjadi sesudah kematianku. Ke dalam tanganmu aku menyerahkan semuanya. O Bundaku, naungilah jiwaku dengan mantol sucimu dan mohonlah bagiku rahmat kesucian hati, jiwa dan raga. Dengan kekuatanmu, lindungilah aku dari semua musuh, khususnya terhadap mereka yang menyembunyikan kejahatan mereka di balik topeng keutamaan. O Bakung nan indah! O Bundaku, bagiku engkau adalah suatu cermin. O Maria Bundaku dan Ratuku. (Buku Harian, No. 79)”

Buku Harian Santa Faustina

Doa ini bukan sekadar untaian kata - ia adalah tindakan iman yang total. Ketika kita berkata "aku mempersembahkan jiwa dan ragaku, hidup dan matiku", kita diajak untuk melepaskan genggaman kita atas hidup kita sendiri.

Betapa sulitnya itu. Kita terbiasa menggenggam erat rencana, ketakutan, dan harapan kita. Namun Maria mengajarkan kita melalui hidupnya sendiri: ia yang berkata "terjadilah padaku menurut kehendak-Mu" justru menjadi yang paling penuh dan paling bebas.

"Lindungilah aku dari mereka yang menyembunyikan kejahatan di balik topeng keutamaan" Ini adalah permohonan yang sangat jujur dan dalam. Musuh terbesar kita sering bukan yang tampak nyata, melainkan kejahatan yang berwajah baik- kemunafikan, kesombongan rohani, kepura-puraan.

Bahkan dalam diri kita sendiri, ada topeng-topeng yang kita kenakan: tampak saleh di luar, namun di dalam hati masih penuh dendam, iri, atau kesombongan

Mohonlah kepadamu, Bunda, agar kita menjadi manusia yang utuh - sama di luar maupun di dalam. "Engkau adalah suatu cermin bagiku"

Maria adalah cermin yang memantulkan Kristus. Ketika kita memandang Maria, kita tidak berhenti pada dirinya - kita melihat ke mana ia selalu menunjuk: kepada Putranya.

Pertanyaan untuk kita renungkan hari ini: Apakah hidupku juga menjadi cermin yang memantulkan Kristus kepada orang-orang di sekitarku?

Doa Penutup

Ya Maria, Bunda dan Ratuku, ajarilah aku menyerahkan diri sepenuhnya, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan setiap hari. Jadikanlah aku cermin kecil yang memantulkan kasih Putramu kepada dunia yang membutuhkan terang

Amin.